Tulisan

Catur yang Ikut Pemilu: Mengenal Kronoha 2029, Game Satire Literasi Politik

20 Oktober 2026 · Kompasiana
Tayang pertama di Kompasiana

Bayangkan papan catur. Ada raja, pion, benteng, kuda, dan gajah. Sekarang ganti raja dengan Ketua Umum partai, pion dengan relawan, kuda dengan buzzer, dan gajah dengan bendahara. Lalu tambahkan satu syarat baru: menguasai papan saja tidak cukup, kamu juga harus merebut hati warga.

Itulah gagasan di balik Kronoha 2029, game strategi satire tentang pemilu di sebuah negeri fiktif bernama Kronoha. Taglinenya sederhana: catur yang ikut pemilu.

https://kronoha-2029.jodyaryono.id/marketing-tools

Menu utama Kronoha 2029: tutorial, main sendiri, multiplayer, dan Tonton AI vs AI (Sumber: tangkapan layar game)

Menu utama Kronoha 2029: tutorial, main sendiri, multiplayer, dan Tonton AI vs AI (Sumber: tangkapan layar game)

Negeri fiktif, sindiran yang terasa dekat

Kronoha bukan negara mana pun. Semua nama partai, tokoh, dan wilayahnya rekaan. Partainya punya nama seperti Partai Janji Manis, Partai Bagi-Bagi, Partai Baliho Raksasa, Partai Wacana Dulu, sampai Partai Sapu Bersih. Politikusnya bernama Pak Janji, Bu Bansos, Mas Viral, Opa Dinasti, Om Cuan, dan Bung Lurus.

Nama-nama itu sengaja dibuat lucu. Yang disindir adalah perilaku: janji palsu, hoaks, politik uang, dan politik dinasti. Bukan orang atau kelompok tertentu. Lembaga-lembaganya pun diberi nama alias, misalnya Komisi Anti Rasuah Kronoha yang bertugas mengaudit partai, dan mata uangnya disebut Kron.

Dengan cara ini, game bisa membicarakan hal yang sering membuat orang tegang (politik) dalam suasana yang lebih santai.

Apa bedanya dengan catur biasa?

Dasarnya tetap papan dan bidak. Tapi ada beberapa perbedaan besar.

Pemainnya bisa sampai enam. Satu permainan bisa diisi 2 sampai 6 partai. Kalau pemain manusianya kurang, kursi kosong diisi partai yang dijalankan AI.

Semua bergerak bersamaan. Di catur, kita bergantian jalan. Di Kronoha, semua partai menyusun rencana secara rahasia pada waktu yang sama, lalu langkahnya dibuka dan dihitung serentak. Jadi tidak ada yang menganggur menunggu giliran orang lain.

Papannya tertutup kabut. Papan berupa pulau yang tersusun dari petak segi enam (hex), sekitar 48 petak per partai. Makin banyak pemain, makin luas pulaunya. Posisi bidak dan posko lawan tersembunyi sampai kamu menjelajah. Menabrak lawan yang tersembunyi berarti terjadi penyergapan.

Bidak tidak sekadar dimakan. Bidak lawan bisa dibajak pindah partai, atau kalah debat lalu mundur. Ada 11 jenis bidak, di antaranya Ketua Umum, Relawan, Caleg, Jurkam, Buzzer, Penyusup, Bendahara, Pelobi, Logistik, Juru Bicara, dan Security. Masing-masing punya gerak sendiri dan tugas khusus. Misalnya, uang hanya bisa dipegang Bendahara. Relawan bisa naik level sampai menjadi Caleg.

Cara menangnya berbeda. Pemenang ditentukan oleh jumlah kecamatan terbanyak di akhir permainan. Ada juga jalan pintas ala catur: skakmat semua Ketua Umum lawan.

Halaman Cara Main di dalam game membandingkan aturan catur dengan Kronoha 2029 (Sumber: tangkapan layar game)

Halaman Cara Main di dalam game membandingkan aturan catur dengan Kronoha 2029 (Sumber: tangkapan layar game)

Kampanye, dana, dan koalisi

Selain bergerak, setiap bidak bisa melakukan aksi kampanye. Ada 12 aksi, mulai dari kampanye tatap muka, rapat akbar, mengerahkan buzzer, iklan media, galang dana, membuka posko, menyiapkan saksi TPS, sampai yang abu-abu seperti bansos, rangkul pejabat, serang lawan, rekayasa kejadian, dan serangan fajar.

Partai juga harus mengelola sumber daya: dana Kron, beras, massa, followers, dan restu tokoh. Posko bisa dinaikkan dari bendera, tenda, rumah, sampai gedung, dan di sanalah bidak baru direkrut.

Lalu ada koalisi. Pemain bisa mengajak partai lain bekerja sama dengan beberapa pilihan pasal perjanjian. Tapi seperti di dunia nyata, koalisi bisa dibubarkan atau dikhianati, dan itu ada harganya: reputasi partai turun.

Supaya tidak ada dua permainan yang sama, game ini punya 56 kartu kejadian, musim dan "angin politik" yang berganti tiap tiga giliran, kejutan dari pemerintah pusat, serta mini-game seperti debat publik dan menghitung formulir TPS. Semua kejadian dicatat di koran dalam game bernama Harian Kronoha.

Panel misi, rencana rahasia tiap bidak, dan Harian Kronoha saat permainan berjalan (Sumber: tangkapan layar game)

Panel misi, rencana rahasia tiap bidak, dan Harian Kronoha saat permainan berjalan (Sumber: tangkapan layar game)

Belajar politik tanpa diceramahi

Bagian yang paling menarik dari Kronoha 2029 justru bukan fiturnya, melainkan cara game ini mengajarkan sesuatu.

Game ini tidak menceramahi pemain bahwa politik uang itu buruk. Pemain dibiarkan mencoba sendiri. Bansos, serangan fajar, dan merangkul pejabat memang memberi hasil cepat. Tapi setiap cara kotor menurunkan moral partai. Makin rendah moral, makin besar peluang partai diaudit Komisi Anti Rasuah. Rumusnya ditulis terbuka di aturan main: peluang audit tiap giliran = (100 moral) 2 persen. Partai dengan moral 20, misalnya, punya peluang 40 persen diaudit setiap giliran.

Kartu kejadian juga bisa berbuntut. Warga yang pernah diberi bansos bisa minta jatah lagi. Pejabat yang pernah dirangkul bisa datang menagih balas jasa. Hoaks yang disebar bisa berbalik menyerang. Warga yang muak bisa berhenti mendukung.

Pelajaran seperti ini biasanya disampaikan lewat spanduk sosialisasi atau materi kelas yang mudah dilupakan. Di Kronoha, pemain merasakan sendiri akibatnya, karena kekalahan mereka sendiri yang menjadi buktinya.

Cocok untuk siapa?

Pelajar dan mahasiswa. Pemilih pemula bisa memahami cara kerja kampanye dari bermain, bukan dari hafalan: kenapa saksi TPS penting, kenapa koalisi rapuh, dan kenapa politik uang meninggalkan jejak.

Orang dewasa penggemar strategi dan satire. Bagi yang suka catur atau game strategi, Kronoha menawarkan tantangan yang lebih ramai: kabut perang, giliran serentak, diplomasi, dan unsur acak yang membuat rencana harus terus disesuaikan.

Game ini juga bisa menjadi bahan diskusi di kelas atau komunitas. Setelah bermain, pertanyaan seperti "kenapa partaimu kalah?" bisa membuka obrolan yang jauh lebih hidup daripada membahas teori.

Bisa dimainkan sendiri atau beramai-ramai

Untuk pemain baru, tersedia tutorial melawan satu lawan AI dengan empat jenis bidak. Setelah itu ada mode Solo Karier lima tahap: Lurah, Camat, Bupati, Gubernur, sampai Presiden. Lawan AI bertambah di setiap tahap, dari satu hingga lima, dengan tingkat kesulitan Mudah, Normal, atau Sulit.

Main sendiri bisa memakai batas waktu 1, 2, 3, atau 5 menit per giliran, atau tanpa batas waktu sama sekali. Untuk main bersama teman, cukup bagikan kode atau tautan ruang, dengan waktu 3 atau 5 menit per giliran. Ada juga mode Tonton AI vs AI bagi yang ingin melihat contoh permainan sebelum mencoba.

Papan pulau dari petak hex di mode Tonton AI vs AI, saat partai-partai berebut kecamatan (Sumber: tangkapan layar game)

Papan pulau dari petak hex di mode Tonton AI vs AI, saat partai-partai berebut kecamatan (Sumber: tangkapan layar game)

Kronoha 2029 dimainkan langsung di browser, tanpa instal. Game ini juga bisa dipasang di layar utama HP seperti aplikasi, dan profil pemain tersimpan di server sehingga permainan bisa dilanjutkan dari perangkat lain.

Penutup

Politik sering terasa jauh, rumit, atau membuat lelah. Kronoha 2029 mencoba pendekatan lain: membawanya ke papan permainan, membungkusnya dengan humor, dan membiarkan pemain menemukan sendiri pelajarannya.

Mungkin setelah beberapa kali kalah karena diaudit atau ditinggal koalisi, kita jadi lebih peka saat melihat janji manis, baliho raksasa, atau amplop menjelang hari pencoblosan di dunia nyata.

Penasaran? Kronoha 2029 bisa dicoba langsung di browser: https://kronoha-2029.jodyaryono.id

Catatan penulis: Kronoha 2029 saya buat sendiri sebagai warga negara yang kritis.

Sumber:

24 pembaca 0 suka 0 komentar
Bagikan WhatsApp LinkedIn X Facebook

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Untuk menyukai atau menulis komentar, masuk dengan akun Google.

Langganan tulisan

Dapat email setiap ada tulisan baru. Bisa berhenti kapan saja.

atau